Masih Sama; Tentang Agustus
Dear Agustus,
Terima kasih telah mengajarkan banyak kehilangan. Tentang perihnya menanti, sampai relanya melepaskan. Seperti angin dalam angan. Kadang usaha kita sudah sepedih garam. Tapi sebuah angan sepertinya sudah terlampau jauh meninggi ke awan. Ya, tak sembarang kita bisa terbang. Dari situ aku paham. Untuk duduk sebentar lalu mundur kebelakang.
Kau tak perlu repot menanyakan keadaanku. Aku baik-baik saja. Hatiku sudah seutuhnya sembuh. Kau tak perlu ajari aku untuk melupakan. Karena dalamnya luka sudah menghapus namamu secara perlahan. Andai saja posisi bisa di tukar. Kau yang merindu dan aku yang tidak peduli. Mungkin kau akan melakukan hal yang sama sepertiku, bahkan mungkin lebih. Terima kasih untuk tidak peduli. Karena memang aku tidak layak untuk dipedulikan.
Jangan tanya-tanya lagi tentang hariku. Kedepannya aku akan bahagia. Dengan sebuah nama yang masih menjadi sebuah rahasia. Aku hanya percaya, jika aku adalah baik, maka tidak mungkin aku bertemu dengan yang buruk. Setidaknya aku faham, aku tidak layak meminta, kalau aku tidak pernah memberi. Aku tidak semurah yang kau kira. Selemah-lemahnya aku juga punya harga diri. Begitu aku sadar semua tentangku tidak lagi di anggap ada. Itu saatnya aku harus pulang. Kembali kerumah. Kembali tenang.
Tidak perlu menyesal. Semua ini akan indah, hanya tinggal tunggu saja waktu yang tepat. Kadang keindahan yang sebenarnya, berawal dari sebuah luka yang sangat dalam. Tidak mungkin kau berada dipuncak tanpa harus menanjak. Tidak ada pelangi tanpa badai. Aku percaya, setelah ini aku akan menjadi manusia yang jauh lebih kuat. Diawal agustus aku sudah merencanakan semua hal yang indah. Tanpa kau, dan tanpa semua angan tentangmu. Mimpiku sudah menanti untuk kudatangi. Kau boleh pergi sejauh yang kau mau. Semoga harimu menyenangkan.
Titip salam untuk masa depanmu. Bilang padanya, Maaf aku tidak bisa lagi menjagamu seperti waktu itu. Maaf karena aku belum baik padamu. Selamat tinggal kenangan, aku akan selalu mengingat cerita kita. Sampai diujung usiaku. Bahagia dengan duniamu yang baru. Dan aku juga, Aku akan bahagia. Tanpa sapamu. Dan segala tentang kamu. Dan tentang kita waktu itu.

Komentar
Posting Komentar